Dia seorang wanita dengan 2 anak laki-laki yang sudah ditinggal begitu saja oleh suaminya sejak anak keduanya masih balita di tahun 1980-an. Dia wanita yang tak pernah mengeluh dengan jalan hidupnya yang pasti dianggap susah oleh orang-orang yang melihatnya saat itu. Suaminya yang sudah menikmati kehidupnya bersama wanita lain di negeri kincir angin, tak pernah ingin tahu sedikitpun tentang kabar mereka bertiga. Apa dia sedih akan hal itu? Apa dia sakit hati dengan hal itu? Apa dia menuntut hak-hak anaknya? Kebanyakan dari kita (kaum hawa) pasti akan menjawab IYA untuk pertanyaan diatas. Tapi bagaimana dengan wanita tersebut???? Dialah yang aku bilang WANITA TANPA RASA SAKIT Tidak ada sedikitpun marah dihatinya meski si suami tak pernah say hello ke anak-anaknya ataupun dirinya meski itu lewat email Tak pernah sedikitpun terbesit keinginan untuk menjelekkan si suami di depan anak-anaknya ketika bocah-bocah lucu itu mulai sering menanyakan dimana keberadaan...
I hope that what I write can be taken as a lesson even though it is a very simple thing. Happy reading and don't forget to be grateful!!!